Sabtu, 27 Juni 2009 yang lalu, aku harus bangun pagi-pagi.Hari itu aku tidak mau terlambat.Soalnya, itu adalah hari terakhirku menjadi anak TK. Tempat akhirussanahnya di aula Wijayakarta, Makorem, Jababeka. Acaranya lama banget. Dari pagi sampai siang. Karena aku ikut acara wisudanya aja, jadi aku gak capek-capek tampil di panggung. Tapi, aku jadi capek nunggu penampilan teman-teman. Sampai aku lapar. Untungnya, papa beliin aku susu dan jajan di dekat aula. Menjelang siang aku dapat makan dari sekolah. Karena Azizah, adikku, ikut juga. Jadi, mama menyuapi aku dan Azizah sambil lihat teman-temanku di panggung. Menjelang acara wisuda, aku memakai baju wisuda. Semua temanku juga memakainya. Hi..hi..hi… bajunya panjang sekali. Pakai topi wisuda yang ada talinya, pakai kalung yang dari kain. Wah, aku senang memakainya. Akhirnya, tiba giliranku tampil di panggung. Aku dan teman-temanku dipanggil satu persatu ke atas panggung. Kami membawa bintang yang dibuat dari karton dan dilapisi kertas emas. Bintang itu dikasih pegangan dari sumpit. Di depan bintang, ada tulisan huruf dan hiasan-hiasan. Kalau aku dan teman-teman berbaris sambil membawa bintang itu, huruf-hurufnya bisa dibaca, yaitu “Akhirussanah”. Aku sendiri berada di depan dan memegang huruf “A”. Di belakang bintang, ada tulisan yang akan kami baca satu persatu. Bacaannya itu katanya sebagai ungkapan terima kasihku dan teman-teman kepada bu guru yang sudah bersabar mengajari aku dan teman-teman selama di sekolah. Aku dan teman-teman jadi bisa membaca, menulis, mengaji, menghafal surat-surat Al-Qur’an, menghafal hadits-hadits, dan lain-lain. Waktu di panggung, Gilang, temanku, menangis. Mungkin karena dia tidak bisa membaca tulisan di belakang bintangnya. Aku lihat tulisan itu sempat jatuh. Kasihan juga si Gilang. Acara wisuda belum selesai, dia masih terlihat menangis, sampai-sampai dia turun duluan dari atas panggung digendong bu guru. Tapi, lama-lama, aku lihat dia sudah berlari-lari lagi. Hi…hi..hi… Gilang… Gilang… Setelah mengucapkan ikrar dan mars Bina Auladia, aku dan teman-teman turun dari panggung. Habis itu, aku dan teman-teman dipanggil lagi satu persatu. Tapi, kali ini orang tuanya juga dipanggil. Di panggung, aku Semua teman-teman mendapat piala. Wah, tidak terasa, akhirnya acaranya selesai juga sampai siang. Alhamdulillah, mama juga mendapat hadiah, katanya itu door prize. Mama dapat alat untuk memanggang ayam. Aku senang sekali hari itu. Sampai sekarang, aku masih kangen sama bu guru dan teman-temanku di TK. Terima kasih bu guru…. Terima kasih juga teman-teman. Mudah-mudahan kita bisa berjumpa lagi di lain waktu ya… Wassalaam,
Aku sudah berlatih beberapa minggu di sekolah. Teman-temanku juga,termasuk adik-adik yang masih TK A dan playgroup. Mereka latihan baca surat-surat Al-Qur’an, hafalan hadits, menari tarian burung, kepompong, senam dan ikrar, dan masih banyak lagi. Aku sendiri cuma ikut acara wisudanya aja. Papa dan mama mengajariku untuk malu dari kecil jika harus menyanyi di depan orang lain. Apalagi kalau menari. Kata papa dan mama, kalau dari kecil tidak dibiasakan malu, nanti lama-lama jadi susah malunya. Bisa-bisa kalau sudah besar bahkan tidak malu-malu lagi. Kata papa dan mama, Rosulullah mengajarkan untuk malu jika perempuan dilihat laki-laki, dan laki-laki dilihat perempuan.
menerima kalung dari kain dan ada bulatan besar di tengahnya bergambar lambang Bina Auladia. Aku juga menerima ijazah, buku kenangan, foto wisuda dan piala. Piala itu ada tulisannya aku adalah siswa cerdas membaca. Mama menciumku di atas panggung.
Selasa, 2009 Juli 07
Akhirussanah
Jumat, 2009 Mei 29
Beruang Cokelat - Liputan Harian Radar Bekasi, 29 Mei 2009 (Part 1)

Yani Pitono, coba peruntungan dengan Beruang Cokelat (Part 1)
Liputan Harian Radar Bekasi, 29 Mei 2009.
Memenuhi kebutuhan hidup memang perlu kerja keras dan pandai melihat peluang usaha.
Yani Pitono, meski telah memiliki pekerjaan di perusahaan manufaktur peralatan industri, namun dia merasa masih perlu menambah nafkahnya dengan membuka usaha.
Bersama istrinya, Yani Pitono membuka industri rumahan mengolah cokelat. Kini usahanya mulai dietalasekan di sebuah toko yang diberi nama "BERUANG COKELAT"
Klik detail cerita disini
Selasa, 2009 Februari 17
Tahun Pertama
Bagi Ibrahim, satu tahun merupakan hal yang baru. Tumbuh dan berkembang selama satu tahun adalah waktu yang paling cepat. Tak terasa waktu pun bergulir sehingga usianya menginjak satu tahun.
Lihat saja apa yang sudah bisa diperbuatnya saat usia satu tahun.
Video berikut merupakan aksi yang paling dia sukai.
Kata-kata yang sudah dia kuasai adalah :
Papa, Mama, Mbak, Teteh, Nenen, Mau, Maem, Ntut dan menyemburkan mulutnya.
Berbagai kumpulan gambar tentang dirinya :
Kadang kalo capek tidur lelap sekali :


Mencoba duduk tanpa dipegangi dan mencoba bermain bedak sendiri diapun senang :
Melalui berbagai perjuangannya dia berusaha menjejakkan kakinya untuk latihan berdiri :
Tetap semangat anakku !! Semoga Allah memberikan RahmatNya kepada kita semua dan menjadikanmu sebagai anak muslim yang taat perintahNya dan berbakti kepada orangtua.
Wassalam,
Ortu Ibrahim Akmal Wijaya
at
Selasa, Februari 17, 2009
2
comments
Labels: Keluarga
Rabu, 2009 Februari 04
SIKAT
Sikat adalah alat untuk gosok gigi seperti yang kita lihat di gambar ini. Namun yang saya maksud bukanlah itu.
Sikat yang satu ini merupakan salah satu bagian teknis dalam mensikapi masalah lingkungan.
Apa dan bagaimananya tentang sikat yang satu ini ? silakan simak ulasan saya di bawah ini.
SIKAT adalah merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kamtibmas Terpadu. Organisasi ini diresmikan Oleh Bupati Bekasi Bapak Drs. Sadudin & Kapolres Kabupaten Bekasi AKBP Yan Fitri pada Jum’at (29/8/08)
Kehadiran Sikat merupakan salah satu bentuk penerapan perpolisian masyarakat atau yang dikenal dengan polmas. Tujuan Penerapan Polmas ini adalah agar terwujudnya kerjasama polisi dan masyarakat lokal (komunitas) untuk menanggulangi kejahatan dan ketidak-tertiban sosial dalam rangka menciptakan ketrenteraman umum dalam kehidupan masyarakat setempat, tidak hanya mencegah timbulnya tetapi juga mencari jalan keluar pemecahan permasalahan yang dapat menimbulkan gangguan dan berimplikasi terhadap keamanan dan ketertiban yang bersumber dari komunitas itu sendiri.
Adapun program-program tentang POLMAS bisa dilihat di www.sikat.or.id
Tentu saja untuk menerapkan Sikat sudah barang tentu diperlukan sebuah frekuensi radio yang menyatukan antara masyarakat dan kepolisian.
Mudah-mudahan dengan adanya peran serta masyarakat untuk bahu membahu dengan jajaran kepolisian lebih dapat membantu menyelesaikan masalah kriminal yang akhir-akhir ini merebak di wilayah Bekasi dan khususnya di Cikarang Baru - Kota Jababeka.
Wassalam,
Yani Pitono
at
Rabu, Februari 04, 2009
2
comments
Labels: Pengetahuan
Kamis, 2009 Januari 29
Radar Bekasi & me

Adalah Jakfar Shodik, seorang wartawan dari Radar Bekasi yang menulis hasil wawancara ini dengan saya. Radar Bekasi ini sebuah koran bentukan baru dari group jawapos. Dahulu sebelum jadi Radar Bekasi dia adalah Indopos.
Memang hasil wawancara tersebut tidak direkam menggunakan tape, namun saya melihat kutipannya masih cukup relevan meskipun ada beberapa kutipan yang perlu dibetulkan.
Coba check disini untuk download tulisan 1, tulisan 2 dan tulisan 3 dari pria asal madura tersebut setelah mewawancarai saya.
Dengan berbagai kejadian tsb saya berdoa agar Allah memberikan kemudahanNya untuk penyelesaian kasus-kasus kriminal yang terjadi selama ini. Tidak mudah memang, namun dibutuhkan kesabaran yang luar biasa kepada masyarakat dan penegak hukum.
Bukankah Allah Swt telah berfirman didalam Al-Quran sbb :
Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, (QS.Al Insyrah ayat 5-7)
Wassalam,
Yani Pitono
at
Kamis, Januari 29, 2009
2
comments
Labels: Pelajaran
Kamis, 2009 Januari 22
Kriminalitas di Perumahan Cikarang Baru - Kota Jababeka

Revisi 12 (04 April 2009)
Assalamualaikum wr.wb.
Coba lihat track record kejahatan yang sudah berkembang sampai saat ini di Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka. sbb :
Sampai berapakah list ini akan berlanjut ? ataukah ada yang terlewat ataukah ada kejadian baru silakan beri tanggapan atau sms saya di 0811866882.
Dari hasil keterangan via telepon, yang bersangkutan menyatakan kekesalannya terhadap tindak pidana pencurian yang menimpanya, mengingat beliau sudah memasukkan motornya didalam warung yang saat itu belum buka karena masih pagi, sementara disamping motor yang dia letakkan itu berjejer motor teman-temannya suprafit dan shogun, bahkan ada teman dia yang masih tidur didalam warung. Sudah dikunci setir dan hanya ditinggal tidak lebih dari 5 menit untuk mengambil sesuatu, motor tersebut sudah lenyap diambil maling. Hal tersebut sudah dilaporkan ybs ke polres dan satpam jababeka.
Link: http://mycityblogging.com/
Forward list ini ke semua RT-RT, RW, dan teman-teman Anda, tulis di blog-blog Anda agar semua tahu sehingga tersebar kesemua kalangan bahwa kondisi kita sedang SOS dan warga harus lebih waspada keamanan.
Kerjasama antar Polisi, Satpam Jababeka dan warga harus diperkuat guna mewujudkan rasa aman dan nyaman.
Wassalam,
Yani Pitono
Anggota SIKAT No. 851
Link utama : http://www.rumahkusorgaku.net/2009/01/kriminalitas-di-perumahan-cikarang-baru.html
Link lain di SIKAT : http://sikat.or.id/?p=288
SIKAT = System Informasi Kamtibmas Terpadu
at
Kamis, Januari 22, 2009
0
comments
Labels: Pengetahuan
Rabu, 2009 Januari 14
Menjenguk Om Sakit
Rabu, 7 Januari 2009, Om Anto (adiknya Mama) dirawat di rumah sakit. Kata Papa, Om Anto kena demam berdarah (DBD).
Mama setiap hari menjenguk Om Anto di Rumah Sakit. Kebetulan Rumah Sakit-nya dekat rumah sini. Jadi setiap pagi sambil ikut mobil Papa saat kerja, Mama turun di Rumah Sakit. Siang-nya Papa istirahat kerja menjemput Mama pulang.
Bagi yang belum tahu apa itu sakit Demam Berdarah bisa klik disini.
Hari Minggunya, kami diajak Papa dan Mama untuk menjenguk Om Anto.
Om Anto tangannya diinfus kayak kami dulu pernah sakit juga diinfus. Makannya pun enak-enak loh. Pakai Bubur ... hmmm enak.



Kenapa sih kita harus menjenguk orang sakit ?
Kata Papa seperti ini nih :
Mengunjungi dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, utamanya orang yang sangat jelas hubungannya dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara senasab, sahabat dan yang semisalnya. Menjenguk orang sakit adalah di antara amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Alloh Subhannahu wa Ta'ala, kepada ampunan, rahmat dan SorgaNya.
Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, di dalamnya terdapat keutamaan yang sangat agung, pahala yang sangat besar dan ia adalah salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya. (HR: Muslim).
Rasululloh shallAllohu 'alaihi wasallam bersabda, yang artinya: "Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba." (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).
Terakhir, hendaknya yang membesuk mendo'akan si sakit: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh." (HR: Al-Bukhari).
Oh gitu ya ...
Wassalam,
Aisyah dan Azizah
at
Rabu, Januari 14, 2009
0
comments
Labels: Pelajaran
Selasa, 2009 Januari 06
Buah Kesabaran
![]()
Setiap kali makan, Aisyah selalu lama dalam menghabiskan makanannya. Bahkan bisa mencapai lebih dari satu jam. Hal ini membuat kami sekeluarga memberikan sayembara kepada dia sekaligus hadiah bila Aisyah bisa menang.
Syaratnya kalo Aisyah bisa makan tidak lebih dari 30 menit selama 7 hari berturut-turut akan diberikan hadiah. Tapi kalo sehari saja gagal maka hitungan dimulai dari nol lagi.
Agar dia bersemangat dalam memenangkan sayembara maka hadiah pun digantung diatas atap.
Sempat dua kali Aisyah mengalami kegagalan, padahal hitungan hari sudah mencapai hari ke-3. Namun kami tak henti-henti untuk memompa semangat dia agar tetap sabar dan berusaha.
"Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al Baqarah (2) : 153)
Alhamdulillah akhirnya tepat tanggal 6 januari 2009 waktu lalu, Aisyah pun berhasil mendapatkan hadiahnya dengan melalui perjuangan total 13 hari dihitung mulai dari awal plus 2 kali kegagalannya.
Hadiah pun diturunkan. Dia pun begitu gembira. Adiknya Azizah juga tak lupa ikut mendapatkan hadiah tersebut agar ikutan merasa senang. Sebelumnya Azizah dijanjikan kalo tidak rewel dia pun akan dapat hadiah.



Crayon dengan model otomatis menjadi hadiah yang paling menyenangkan bagi Aisyah. Karena saat ini mewarnai merupakan kegiatan favorit dia sehari-hari.



Selamat nak yah .... Semoga Allah memberikan Rahmat-Nya kepadamu serta keluarga kita. Kamu telah berusaha untuk merubah kebiasaan makanmu dan Allah pun meridhoimu.
"Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [QS. Ar-Ra’d: 11]
Wassalam,
Yani Pitono
at
Selasa, Januari 06, 2009
0
comments
Labels: Pelajaran




