Selasa, 23 Oktober 2007

Kegembiraan di Mojokerto



Papaku mengajakku, adikku dan Mama untuk menginap di Mojokerto karena pada hari ke-dua Lebaran Idul Fitri 1428H semua om-om dan tante-tante ku pada kumpul bersama untuk bersilahturahim. Tentu saja hanya Om Anto dan Tante Alin yang tidak bisa hadir karena harus berkunjung ke mertuanya di Lampung.

Di gambar di atas semua tampak ceria menyambut hari lebaran.
Bagian atas mulai dari kiri ke kanan : Eyang buyut yang lagi sakit kakinya, Eyang Kung "Kumis" yang rajin menanam bunga adenium, Eyang Ti yang bikin kue coklat dan bolu gulung, Eyang Lik yang kasih Mamaku
kain-kain perca.

Bagian bawah mulai dari kiri ke kanan : Om Mimink yang bawain aku manik-manik serta mainan balon pedang, Om Dede yang sering mainan chatting HP, Tante Rensi yang sedang masak dan cuci piring, Om Iwan dan dik Reza, Tante Zul dan dik Vibi.



Gambar di atas adalah tampak rumah Eyang Kung "Kumis" dan Eyang Ti di Mojokerto, serasa sejuk dan asri pada suasana pagi hari. Mobil papaku berteduh di garasi mungil tapi cukup.



Balon-balon yang dibawa Om Mimink jadi mainan aku dan adik-adikku di Mojokerto. Maklum aku di Mojokerto menjadi cucu tertua kebalikan bila aku berada di Surabaya menjadi cucu termuda sebelum adikku sendiri Azizah merujuk dari struktur keluarga dari Papa dan Mama.

Semoga kegembiraan lebaran pun tetap berlangsung di Mojokerto setelah semua anak-anak dan cucu pada kembali ke rumah masing-masing yang jauh dari Mojokerto.

Salam sehat buat Eyang Kung "Kumis" dan Eyang Ti, Eyang Lik dan Eyang Buyut.

Wassalam,
Aisyah Nur Ihsan

Tidak ada komentar: