Minggu, 07 Oktober 2007

Papa ku ingin ikut berbicara di blog aku

Papaku berbicara mewakili keluarga pada 5 Oktober 2007 :

Assalamualaikum wr.wb,

Innalillahi wa inalillahi rojiun.

Benar bahwa "kullu nafsin daikotul maut" (=bahwa setiap yang bernafas akan meninggal dunia),
Hari ini Allah telah mentakdirkan kematian kepada ayahanda kami Bp. Drs. Ec. Soeyatno Hadiwijaya. Hal ini tidak bisa kita elakkan bersama. Mau tidak mau kami harus menerima ketetapan Allah ini.

Ada tiga hal yang harus dilakukan muslim lainnya disaat seorang muslim meninggal, yaitu pertama adalah penyelenggaraan shalat jenazah sampai dengan pengkuburannya, yang kedua adalah melaksanaan wasiatnya jika ada, dan yang ketiga adalah membayar hutang-hutangnya.

Oleh karena itu kami mewakili keluarga, mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan sejawat, tetangga, dan family atas simpatinya untuk hadir dalam acara pemakaman ayahanda kami, sekaligus kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan-kesalahan yang diperbuat oleh ayahanda kami semasa hidupnya. Tidak lupa kami meminta kepada beberapa pihak yang sekiranya Bapak kami meninggalkan hutang-hutangnya agar dapat menghubungi kami selaku keluarga yang ditinggalkan untuk diselesaikan dengan tuntas.

Bila anak Adam meninggal dunia terputus amalnya kecuali 3 perkara yaitu ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, dan doa anak-anak yang soleh. Mudah-mudahan apa yang diperbuat oleh ayahanda kami semasa hidup berkarya menjadi amal jariyah beliau sebagai bekal di alam kubur. Tak lupa pula kami mohonkan doa kepada para hadirin agar kami keluarga ahli waris yang ditinggalkan menjadi anak-anak yang soleh sehingga dapat mendoakan ayahanda kami guna memperingan dosa-dosa beliau serta melapangkan menerangi kubur beliau. aamiin ya robbal allamin.

Terima kasih sekali lagi atas perhatiannya.

Billahi taufik wal hidayah,

Wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh.

Abu Aisyah

2 komentar:

BDP mengatakan...

Innalillahi wa inalillahi rojiun.

Aisyah Nur Ihsan mengatakan...

Terima kasih Pasha