Rabu, 14 Januari 2009

Menjenguk Om Sakit

Rabu, 7 Januari 2009, Om Anto (adiknya Mama) dirawat di rumah sakit. Kata Papa, Om Anto kena demam berdarah (DBD).

Mama setiap hari menjenguk Om Anto di Rumah Sakit. Kebetulan Rumah Sakit-nya dekat rumah sini. Jadi setiap pagi sambil ikut mobil Papa saat kerja, Mama turun di Rumah Sakit. Siang-nya Papa istirahat kerja menjemput Mama pulang.

Bagi yang belum tahu apa itu sakit Demam Berdarah bisa klik disini.

Hari Minggunya, kami diajak Papa dan Mama untuk menjenguk Om Anto.



Om Anto tangannya diinfus kayak kami dulu pernah sakit juga diinfus. Makannya pun enak-enak loh. Pakai Bubur ... hmmm enak.



Kenapa sih kita harus menjenguk orang sakit ?
Kata Papa seperti ini nih :

Mengunjungi dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, utamanya orang yang sangat jelas hubungannya dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara senasab, sahabat dan yang semisalnya. Menjenguk orang sakit adalah di antara amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Alloh Subhannahu wa Ta'ala, kepada ampunan, rahmat dan SorgaNya.

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, di dalamnya terdapat keutamaan yang sangat agung, pahala yang sangat besar dan ia adalah salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya. (HR: Muslim).

Rasululloh shallAllohu 'alaihi wasallam bersabda, yang artinya: "Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba." (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya yang membesuk mendo'akan si sakit: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh." (HR: Al-Bukhari).

Oh gitu ya ...

Wassalam,
Aisyah dan Azizah

Tidak ada komentar: