Minggu, 17 April 2011

Kunduren

Kata "kunduren" adalah salah satu kata dalam istilah jawa yang susah utk dibahasa Indonesiakan. Secara panjang istilah "kunduren" bermakna kena tabrak kendaraan/orang yang sedang berjalan mundur.

Susah memang mencari padanan katanya, meski buka-buka kamus Indonesia karangan JS Badudu yg terkenal itu.

Ya begitulah, tapi saya tidak berpanjanglebar tentang istilah itu dari sisi padanan katanya.

"Kunduren" adalah posisi yg sangat membahayakan sekali dalam berkendara, terutama untuk obyek-obyek yang sangat rendah seperti anak-anak kecil, kucing, dan lain-lain yang tidak terlihat oleh kaca spion saat kita mundur dalam berkendara.

Oleh karena itu ada salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam berkendaraan saat memundurkannya. Yaitu dengan teknologi kamera yg dipasang dibelakang dan layar monitor yg terhubung dgn monitor VCD / tape mobil.
Saat persneling gigi mundur dimasukkan signal kamera pun akan mensiarkan secara lokal suasana bagian belakang mobil ke layar monitor, sehingga bila ada sesuatu atau anak kecil dibelakang mobil bisa terlihat. Ini dapat menghindari "kunduren" yg tidak diinginkan.

Di negara yg maju seperti Amerika dan Jerman, perlengkapan kamera dibelakang ini sudah menjadi bagian dari standard keamanan sebuah kendaraan mobil. Dan bahkan beberapa wilayah hukum sudah mencoba utk dijadikan undang-undang keselamatan wajib menggunakan kamera belakang.

Di negara kita masih belum populer menggunakan kamera belakang tsb. Hanya beberapa merk dan type mobil saja sudah mengunakannya.

Oleh karena itu, bila kita tidak ingin terjadi peristiwa yang mengakibatkan anak-anak kecil "kunduren" sebaiknya kamera ini diterapkan, atau bila belum mampu .... ya lebih berhati-hati saat mundur.

Salam safety ride.

(Gambar terlampir adalah salah satu perlengkapan terbaru dari salah satu mobil di indonesia)


Tidak ada komentar: